4 Musim Beruntun, PSG Hadapi Tim Kuat di 16 Besar Liga Champions

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 12 Desember 2017 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 12 261 1829267 4-musim-beruntun-psg-hadapi-tim-kuat-di-16-besar-liga-champions-NRGILOsqIy.jpg Di Maria bertemu mantan klubnya, Madrid. (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)

PARIS Saint-Germain (PSG) menghadapi lawan kuat di 16 besar Liga Champions 2017-2018. Padahal, Les Parisiens –julukan PSG– keluar sebagai juara Grup A. Dengan menjadi juara grup, harapannya PSG dapat bertemu lawan yang relatif dapat mereka kalahkan di 16 besar.

Namun sayang, Neymar Jr dan kawan-kawan dipertemukan dengan kampiun Liga Champions dua musim terakhir, Real Madrid. Meski begitu, ini bukanlah yang pertama bagi PSG menghadapi lawan kuat di 16 besar Liga Champions.

Setidaknya dalam empat musim terakhir termasuk musim ini, PSG selalu dipertemukan dengan tim teras Eropa. Pada 16 besar Liga Champions 2014-2015, PSG yang berstatus sebagai runner-up grup dipertemukan dengan Chelsea.

BACA JUGA: Usai Ditumbangkan Barcelona, PSG Siap Tatap Real Madrid

Meski bersua dengan Chelsea yang ditangani Jose Mourinho, PSG yang saat itu dilatih Laurent Blanc tidak gentar. Sempat bermain 1-1 di kandang sendiri, PSG gantian menahan Chelsea 2-2 di Stamford Bridge.

Agregat memang sama 3-3. Namun, PSG berhak melaju ke perempatfinal karena unggul agresivitas gol tandang. Semusim berselang, PSG harus puas keluar sebagai runner-up Grup A, setelah kalah bersaing dari Madrid.

Finis di posisi dua membuat PSG kembali dipertemukan dengan Chelsea di 16 besar. Kali ini, PSG meraih hasil yang lebih baik ketimbang musim sebelumnya. Baik laga kandang dan tandang, PSG selalu menang 2-1 atas The Blues –julukan Chelsea– dan melaju ke perempatfinal lewat agregat 4-2.

BACA JUGA: Jadwal Liga Champions 16 Besar, Pertaruhan Gengsi Klub Besar Eropa

Sementara di musim 2016-2017, PSG bertemu Barcelona di 16 besar. Hal itu setelah mereka hanya finis runner-up Grup A, kalah bersaing dari Arsenal. Meski berhadapan dengan Barcelona, PSG racikan Unai Emery tidak gentar.

Terbukti di leg pertama, Edinson Cavani dan kawan-kawan menang 4-0. Namun, karena seakan-akan sudah mengamankan tiket ke perempatfinal, PSG jadi hilang fokus. Alhasil, mereka takluk 1-6 di leg II dan kalah agregat 5-6. Hasil itu membuat PSG gagal melaju ke perempatfinal untuk yang pertama kali dalam lima musim terakhir.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini