SEMENJAK Piala/Liga Champions bergulir pada 1955-1956, ada 22 klub yang keluar sebagai kampiun. Real Madrid jadi yang tersukses dengan raihan 12 gelar, diikuti AC Milan dengan tujuh trofi di posisi dua.
Jika ukurannya tim yang melaju ke final, total ada 39 klub. Namun, 17 di antaranya gagal menjadi juara. Sebanyak 14 klub satu kali melaju ke partai puncak dan belum mengulangi pencapaian tersebut hingga saat ini.
Dari 17 klub finalis yang gagal juara, ada tiga tim yang lebih dari satu kali melaju ke partai puncak, namun tak mampu mengangkat trofi di akhir turnamen. Ketiga klub yang dimaksud ialah Stade Reims yang dua kali lolos ke final Liga Champions, Valencia (2) dan Atletico Madrid (3).
BACA JUGA: SOCCERPEDIA: Chelsea, Juara Bertahan Terburuk di Liga Champions
Reims yang merupakan wakil Prancis melaju ke partai puncak pada 1955-1956 dan 1958-1959. Uniknya, klub yang menumbangkan Reims selalu Real Madrid! Pada 1955-1956, Reims yang dimotori Michel Hidalgo kalah 3-4. Sementara tiga musim berselang, mereka dibungkam Los Blancos –julukan Madrid– dengan skor 0-2.