JAKARTA – Nama John Arne Riise tentunya sudah tak asing bagi para penggemar sepakbola, khususnya bagi pencinta gelaran Liga Inggris. Ya, sosok pemain berusia 36 tahun itu pernah menjadi benteng utama pertahanan Liverpool di musim 2001 hingga 2008. Bek andal itu pun kini berkesempatan hadir di Indonesia dalam rangka meramaikan ulang tahun RCTI ke-28.
Riise akan menyapa para penggemar di Jakarta dan mengikuti gelaran event fun run The Red Runs yang dijadwalkan berlangsung Minggu 20 Agustus 2017. Sebelum hadir dalam acara lari di Bintaro XChange itu, Riise lebih dulu menyapa para awak media yang menyambutnya di salah satu hotel kawasan Jakarta Pusat.
Kali ini, Okezone berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan sang bintang. Sosok penting Tim Nasional (Timnas) Norwegia itu pun bercerita mengenai kariernya selama merumput di Inggris bersama The Reds –sebutan Liverpool.
Messi adalah pemain sepakbola terhebat di dunia menurut Riise, sementara penampilannya di Timnas maupun bersama klub tidak bisa ia lupakan. Ingin tahu lebih lengkap kisah Riise? Berikut kutipan lengkap hasil wawancara Okezone bersama Riise, Selasa 15 Agustus 2017.
1. Berbicara mengenai karier sepakbola Anda, mana yang lebih penting, berada di Tim Nasional atau di klub?
Dua hal itu sungguh berbeda. Ketika saya tumbuh menjadi dewasa, ini semua tentang menjadi seorang pemain profesional dan juga tertarik untuk bermain di tim internasional. So for me, saya bangga menjadi bagian dari Timnas dan klub internasional. Saya sendiri punya rekor bermain terbanyak di Timnas Norwegia (110 caps). Saya juga menang Liga Champions bersama Liverpool (2004-2005), dan itu menjadi momen terhebat di karier saya. Secara keseluruhan saya bangga dengan karier saya.
2. Selama membela Liverpool sebagai bek, menurut Anda siapa penyerang terkuat dari tim rival?
Huuuh (Riise berkelakar sambil menghela napas). Saya sangat beruntung karena pernah bermain melawan banyak pemain lawan. Ada Cristiano Ronaldo ketika ia masih di Manchester United, dan saat itu selalu menjadi kebanggaan melawan Ronaldo. Kalau di Liga Champions, saya melawan Lionel Messi, Rivaldo, dan Ronaldinho. So, sulit untuk memilih siapa lawan tersulit. Jadi saya simpulkan ketika di Liga Inggris, Ronaldo rival tersulit. Namun, pemain cepat seperti Theo Walcott juga menyusahkan.
3. Apakah Anda tahu baru-baru ini Messi disebut sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah Liga Spanyol?
Well, bagi saya, saya juga berpikir Messi adalah pemain terbaik di dunia. Sangat ketat antara Messi atau Ronaldo, tapi saya kira Messi melakukan lebih banyak di lapangan ketimbang Ronaldo. Meskipun Ronaldo sendiri seperti mesin, ia tidak pernah berhenti mencetak gol. Sulit untuk memilih keduanya, tapi bagi saya pribadi, saya akan pilih Messi!
4. Pertanyaan terakhir, bisa sebutkan satu gol yang menurut Anda tidak terlupakan?
Bagi saya, gol terhebat adalah saat mendapat kesempatan tendangan bebas ketika Liverpool melawan Manchester United (di Liga Inggris 4 November 2001). Menurut saya itu gol terbaik yang pernah saya buat karena saat itu laga pertama saya melawan Manchester United.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.