SEJAK berganti format menjadi Liga Champions per musim 1992-1993, Real Madrid memiliki catatan impresif di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius itu. Terhitung sejak musim 1992-1993 hingga musim ini (2016-2017), Los Blancos –julukan Madrid– selalu menjadi juara jika lolos ke final (tanpa menghitung hasil musim ini yang baru dimainkan pada Minggu 4 Juni 2017 dini hari WIB).
Sebelum keberhasilan lolos ke partai puncak musim ini, Madrid melakukannya pada musim 1997-1998, 1999-2000, 2001-2002, 2013-2014 dan 2015-2016. Pada 1997-1998, Madrid mengalahkan Juventus 1-0 lewat gol tunggal Predrag Mijatovic.
Berselang dua musim gilirang sang rival senegara, Valencia, yang dihadapi di partai puncak. Tanpa ampun, Madrid menang 3-0 atas Valencia dalam laga yang dilangsungkan di Stade de France. Saat itu gol Madrid masing-masing dicetak Fernando Morintes, Steve McManaman dan Raul Gonzalez.
Sementara pada musim 2001-2002, Madrid menundukkan Bayer Leverkusen 2-1. Saat itu dua gol Madrid masing-masing dicetak Raul dan Zinedine Zidane. Sementara satu-satunya gol Leverkusen dibukukan Lucio.
Berselang 11 musim kemudian, Madrid kembali ke partai final dan dipertemukan dengan Atletico. Setelah melewati 120 menit pertandingan, Madrid mengalahkan Atletico 4-1. Sebelumnya di waktu normal, skor sama kuat 1-1.
Sedangkan partai final terakhir terjadi musim lalu. Kembali bersua Atletico, Madrid menang via adu penalti dengan skor 5-3. Melihat superioritas tersebut, sanggupkah Madrid melanjutkan dominasinya saat bertemu Juventus di final Liga Champions 2016-2017? Menarik untuk dinanti.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.