TURIN – Kekalahan yang didera Juventus dari Real Madrid dengan skor telak 1-4 pada partai final Liga Champions 2017, diakui oleh bek mereka, Stephan Lichsteiner, sebagai sesuatu yang menyakitkan. Bek berpaspor Swiss itu tidak memungkiri bahwa dirinya mengalami kekecewaan.
Tampil perkasa sepanjang musim 2016-2017, tim berjuluk La Vecchia Signora itu mengalami anti-klimaks di partai puncak Liga Champions. Lebih menyesakkan lagi, kekalahan tersebut merupakan kekalahan kedua Juve di final Liga Champions dalam tiga tahun terakhir.
“Kalah lagi di final… ini sungguh menyakitkan… agak buruk. Dan ini adalah saat yang sulit untuk dihadapi. Meskipun kami menuliskan sejarah unik dengan memenangkan enam gelar liga berturut-turut, kami sangat kecewa! Sebuah frustrasi yang luar biasa,” ungkap Lichsteiner, seperti diberitakan Goal, Selasa (6/6/2017).
Kendati demikian, bek berusia 33 tahun itu menjelaskan bahwa baik dirinya maupun Juve, tidak akan pernah menyerah. Lichsteiner yakin bahwa suatu saat Juve akan berhasil meraih gelar Liga Champions.
“Juventino sayang… bahkan sekarang, ini membuat kami kuat dan kami tidak pernah menyerah! Kami akan membangun kembali dan cepat atau lambat, kami akan memenangkan gelar ini juga! Kami harus terus mempercayainya! Sampai akhir!” tuntas Lichsteiner.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.