Image

Duet Tony-Hariono seperti Sergio Ramos dan Carles Puyol

Oris Riswan, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 04:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 12 02 49 1556716 duet-tony-hariono-seperti-sergio-ramos-dan-carles-puyol-xfOS2ySG8g.jpg Hariono cetak gol saat Persib kalahkan Perseru. (Foto: Official Persib)

BANDUNG - Sosok Tony Sucipto dan Hariono menjadi pembeda di antara para pemain Persib Bandung saat melawan Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 30 November 2016. Untuk pertama kali, keduanya diduetkan sebagai bek tengah karena adanya krisis pemain di posisi tersebut.

Bagi Tony, bermain sebagai bek tengah bukan hal aneh. Sebab ia pernah beberapa kali dimainkan di posisi itu saat Persib krisis bek tengah.

Tapi bagi Hariono, menjadi bek tengah adalah hal baru. Itu jadi debut perdananya menjadi palang pintu pertahanan. Duet dengan Tony pun menjadi yang pertama bagi Hariono.

Meski baru diduetkan di posisi yang tidak menjadi favoritnya, Tony dan Hariono terbilang apik dalam menjalankan tugasnya. Keduanya mampu menghadang sejumlah serangan Perseru.

Penampilan mereka mendapat pujian dari playmaker Marcos Flores. Ia bahkan menyebut keduanya seperti pemain Real Madrid dan legenda Barcelona.

"Saya pikir Tony bermain seperti (Sergio) Ramos dan Hariono seperti (Carles) Puyol. Mereka main sangat bagus meski sayang kita kemasukan dua gol," kata Marcos, Kamis 1 Desember 2016.

Menurutnya, dua gol yang diciptakan lawan memang sulit dicegah. Apalagi Tony dan Hariono bukan murni berposisi sebagai bek tengah. Mereka perlu penyesuaian posisi karena Tony merupakan bek kiri dan Hariono adalah gelandang bertahan.

"Lawan sempat membuat pertandingan berjalan lebih menarik meski kita tidak suka kemasukan dua gol. Tapi akhirnya kita mencetak gol lagi dan mengakhiri pertandingan dengan baik," jelasnya.

Pelatih Djadjang Nurdjaman pun memuji kinerja Tony dan Hariono sebagai bek tengah dadakan. Secara umum, ia menilai penampilan keduanya cukup baik meski diakuinya ada kesalahan yang terjadi di lapangan.

"Sepanjang dua babak saya pikir hampir boleh dikatakan bisa bekerja dengan baik, kecuali satu yang Hariono bikin pelanggaran sehingga menjadi gol, itu saja barangkali minornya," ungkapnya.

"Tapi selebihnya, tackling, penjagaan, ataupun antisipasi, terutama dua pemain yang saya tempatkan disitu (Tony dan Hariono), saya pikir cukup baik," ucap Djanur.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini