Sementara itu, Made mengaku rasa bahagia dan haru dua tahun lalu tidak hanya dirasakan di lapangan. Ketika tiba di Bandung, ia juga merasakan hal sama. "Saya merinding kalau ingat momen waktu tiba di Bandung saat itu," ucapnya.
Saat itu, Made melihat bagaimana antusiasme Bobotoh menyambut para pemain Persib seperti pahlawan. Bahkan saat konvoi, ia menangis melihat seorang kakek terus berlari di samping bus Persib sambil berteriak mengucapkan 'terima kasih' dan 'Persib juara'.
Asisten pelatih Herrie Setiawan mengungkap rasa bahagia dua tahun lalu sangat wajar dirasakan pemain, tim pelatih, terutama Bobotoh. Sebab penantian mereka sudah cukup lama.
"Itu sangat berkesan sekali karena butuh 19 tahun untuk menjadi juara lagi. Mudah-mudahan kita ke depan terus berprestasi dalam setiap ajang," tutur Herrie.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.