GRESIK--Memiliki pengalaman di kompetisi Indonesia Super League (ISL) bukan jaminan untuk bisa menembus skuad Persegres Gresik United. Terbukti, pelatih Liestiadi memilih tak memakai beberapa pemain yang selama ini memiliki sepak terjang di level tertinggi.
Nama-nama yang sudah lama mewarnai sepak bola tanah air harus terpental dari seleksi tim Laskar Jaka Samudra. Ada nama Faris Aditama, Kacung Munif, Qischil Gandrumminy, Khabib Syukron, Dolly Gultom hingga eks Persiba Balikpapan Sholahudin.
Mereka ada di antara 10 pemain yang dinilai tidak sesuai dengan kriteria yang dipasang Liestiadi. Padahal secara pengalaman dan kemampuan individu, sebenarnya masih cukup lumayan. Namun Liestiadi memiliki pemikiran lain di luar faktor pengalaman.
"Pengalaman bukan menjadi ukuran utama dalam pemilihan pemain. Saya menginginkan pemain yang cocok dengan konsep tim yang saya pakai, selain juga faktor kualitas individu. Terkadang memang ada pemain bagus tetapi tidak cocok dengan filosofi sebuah tim," tutur Liestiadi.
Pria yang pernah menyabet juara ISL kala menjadi asisten pelatih di Arema Indonesia ini tidak khawatir timnya bakal kekurangan pemain. Dia menilai masih banyak pemain yang selama ini belum banyak pengalaman tapi bisa memberikan kontribusi maksimal.