Di Piala Presiden, Kurnia Meiga hanya bermain tiga kali dan itu pun diwarnai blunder serta membawa Arema tersingkir di semifinal. Di Piala Jenderal Sudirman, situasi malah lebih parah karena kiper tim nasional tersebut hanya bermain sekali pada leg kedua semifinal kontra Mitra Kukar. Dan lagi-lagi Arema gagal ke final.
Walau mengalami masa buruk, sebenarnya Arema masih ingin terus memakai kiper yang membawa Arema Indonesia juara Indonesia Super League 2009-2010 tersebut. Apalagi pelatih baru Milomir Seslija juga sudah tidak asing dengan kiper yang pernah dilatihnya tersebut.
Dengan kepergian Meiga, sementara ini kiper utama Arema adalah Kadek Wardana yang lebih sering muncul di bawah mistar pada dua turnamen terakhir. Belum ada konfirmasi lebih jauh soal rencana memboyong kiper baru ke Kanjuruhan.
(Fajar Anugrah Putra)