Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ironi sang Peraih Golden Glove Piala Dunia

Arief Hadi Purwono , Jurnalis-Senin, 06 Juli 2015 |16:50 WIB
Ironi sang Peraih <i>Golden Glove</i> Piala Dunia
Kiprah Hope Solo di lapangan berbanding terbalik dengan kehidupan pribadinya (Foto: Michael Chow/Reuters)
A
A
A

@AsslyLynn Hope Solo tengah mendapatkan perlakuan seperti Serena: ketika seorang wanita adalah orang-orang yang akan dinilai dari perbuatannya yang menyimpang, mereka bisa merasakan yang lebih baik

@tbecorest banyak pemain NFL (Rugby Amerika Serikat) dibombardir media karena kekerasan domestik mereka, tapi Hope Solo disanjung dan masa lalunya dilupakan

@natebargatze saya tak bisa membayangkan perasaan suami Hope Solo ketika Timnas Amerika Serikat menang. Tak perlu berhati-hati dengan ucapan atau perilakunya malam ini

@LoriLindsey1Fan kita semua memiliki masa lalu. Hope Solo mempunyai masa lalu. Masa lalunya mungkin lebih terkenal daripada Anda, tapi masa lalu Anda tak mengartikan Anda. Dia juara dunia sekarang

@Mr_Rutherford maaf, tapi saya melihat Hope Solo seperti pelaku kekerasan domestik lainnya. Tak bisa memisahkannya sebagai individu

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement