BRITISH COLUMBIA – Timnas putri Amerika Serikat menjadi juara dunia usai menekuk Jepang dengan skor 5-2 di Stadion BC Place, dan kiper mereka, Hope Solo mendapati gelar ganda karena meraih penghargaan golden glove (sarung tangan emas) untuk kiper terbaik sepanjang turnamen.
Hujan pujian membanjiri twitter wanita cantik berusia 33 tahun itu, namun sayangnya tak semua memberinya pujian. Ironinya, banyak yang menilai kiprah Solo di lapangan, berbeda dengan kehidupan sehari-harinya yang kontroversial.
Di Amerika Serikat, Solo tengah bermasalah dengan kekerasan fisik yang melibatkan adik dan keponakan laki-lakinya. Beberapa pekan lalu Solo diklaim adiknya berulang kali membenturkan kepala keponakan laki-lakinya ke beton, dan Solo juga dituduh memukul wajah adiknya.
Perilaku tersebut jelas tidak mencerminkan penampilan gemilang Solo saat bertanding, dan menimbulkan pertanyaan apakah pantas dirinya menjadi panutan. Berikut beberapa twit yang ditujukan kepada kiper tim Seattle Reign itu.
@drewtsnyder saya ragu keluarga Solo berharap apapun kecuali kemenangan, mereka terbiasa melihatnya memukuli orang-orang
@HOFSportsTalk selamat kepada Hope Solo karena memenangkan Golden Glove!
@AsslyLynn Hope Solo tengah mendapatkan perlakuan seperti Serena: ketika seorang wanita adalah orang-orang yang akan dinilai dari perbuatannya yang menyimpang, mereka bisa merasakan yang lebih baik
@tbecorest banyak pemain NFL (Rugby Amerika Serikat) dibombardir media karena kekerasan domestik mereka, tapi Hope Solo disanjung dan masa lalunya dilupakan
@natebargatze saya tak bisa membayangkan perasaan suami Hope Solo ketika Timnas Amerika Serikat menang. Tak perlu berhati-hati dengan ucapan atau perilakunya malam ini
@LoriLindsey1Fan kita semua memiliki masa lalu. Hope Solo mempunyai masa lalu. Masa lalunya mungkin lebih terkenal daripada Anda, tapi masa lalu Anda tak mengartikan Anda. Dia juara dunia sekarang
@Mr_Rutherford maaf, tapi saya melihat Hope Solo seperti pelaku kekerasan domestik lainnya. Tak bisa memisahkannya sebagai individu
(Fetra Hariandja)