Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Barca Juara, namun Kehilangan Identintas

Arief Hadi Purwono , Jurnalis-Kamis, 02 Juli 2015 |08:19 WIB
Barca Juara, namun Kehilangan Identintas
Barca juara namun kehilangan identitas yang mengedepankan akademi La Masia (Foto: Reuters)
A
A
A

BARCELONA – Barcelona memang menahbiskan diri sebagai satu-satunya klub dunia yang menyandang dua status treble winners. Namun tetap ada hal yang menarik untuk disorot dari keberhasilan tersebut, yakni pudarnya identitas klub asal Katalan tersebut.

Guru sepak bola sekaligus mantan pelatih Barcelona, Johan Cruyff terang-terangan mengkritik perubahan tersebut. Presiden Barcelona saat ini, Josep Maria Bartomeu dituding mementingkan uang ketimbang prinsip klub yang telah lama menjadi identitas.

Yakni regenerasi skuad dengan banyaknya pemain alumnus La Masia atau akademi Barcelona yang menghuni skuad utama. Hal itu terlihat dengan kedatangan Ivan Rakitic, Luis Suarez, Jeremy Mathieu, Thomas Vermaelen, Claudio Bravo dan Andre Marc Ter Stegen di musim panas lalu.

Cruyff sedianya mendukung Joan Laporta untuk kembali menduduki kursi Presiden Barcelona, dan mengembalikan identitas klub. Pria asal Belanda yang memotori permainan tiki-taka itu pun mencurahkan kekecewaannya kepada Barcelona saat ini di media ternama Spanyol, Marca (2/7/2015).

“Dari segi olahraga tahun ini sangatlah luar biasa, dengan permainan sepakbola menghibur dan titel yang diraih. Segalanya sempurna. Tapi itu bukan keseluruhan cerita, ada juga nilai-nilai yang telah menghilang, seperti La Masia,”

“Barca menjadi juara dunia namun dibicarakan mengenai permasalah legalitas, dan hal itu tak boleh terjadi. Kami harus serius menanggapinya,”

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement