ROMA - Pelatih Timnas Italia Cesare Prandelli, mengaku siap merevolusi permainan Gli Azzurri. Ia menilai bahwa Italia termasuk dalam negara yang kuno dan butuh sebuah perubahan dalam sepakbola.
Usai mengalami kekalahan 0-4 dari Spanyol di babak final Euro 2012, Prandelli mengambil sedikit pelajaran dari La Furia Roja. Ya, tim asuhan Vicente Del Bosque tersebut memang berani melakukan perubahan sepanjang Euro kali ini dengan tidak memakai striker pada skema permainnanya.
Kini, Prandelli yang akan menegaskan akan tetap bertahan melatih Gli Azzurri hingga 2014 mengaku siap lakukan perubahan layaknya Spanyol. Mantan pelatih Fiorentina ini mengaku hal tersebut memang butuh waktu yang lama, namun hal itu demi prestasi Italia di masa yang akan datang.
“Kami butuh sebuah keyakinan yang sangat kuat akan pengembangan (Timnas). Bahkan, jika kami menemukan kesulitan nantinya. Kami adalah negara yang kuno dengan gagasan-gagasannya dan kami harus berani mengubah itu semua,” jelas Prandelli, seperti dilansir Sky Sports, Selasa (3/7/2012).
“Hat tersebut sudah pasti akan memakan waktu dan mungkin takkan siap. Namun, ingat saat kami berada di situ, maka kami akan menang dan menang,” sambungnya.
Prandelli juga mengaku sangat bangga akan skuadnya di Euro 2012, meski gagal meraih gelar juara. Pasalnya, ia merasakan keinginan yang sangat besar dari skuadnya untuk merubah menjadi lebih lagi.
”Kami harus bangga dengan skuad ini. Kami datang ke turnamen Eropa untuk menjelaskan bahwa kami ingin berubah dan hasil final tak boleh dijadikan alasan. Ada kemauan yang besar pada kami untuk bisa menjadi lebih baik dan melakukan perubahan pada sepakbola kami,” jelasnya.
(Muhammad Indra Nugraha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.