Ibra Tak Ingin Lagi Jadi 'Kutu Loncat'

Achmad Firdaus, Jurnalis · Rabu 02 Mei 2012 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 02 47 622506 vyLNGKx9kj.jpg Selebrasi gol Zlatan Ibrahimovic (Foto: Getty Images)

MILAN - Masa depan Zlatan Ibrahimovic kembali jadi spekulasi media. Bomber Swedia tengah diisukan bakal hengkang dari AC Milan pada akhir musim ini.

Kembali merebaknya masa depan Ibra di Milan kembali mencuat menyusul rencana Presiden klub, Silvio Berlusconi meminang Josep ‘Pep’ Guardiola untuk menggantikan posisi Massimiliano Allegri yang kemungkinan besar didepak jika gagal mengantar Milan mempertahankan gelar scudetto musim ini.

Seperti diketahui, Pep dan Ibra memang tidak memiliki hubungan yang harmonis. Untuk itu, Berlusconi kabarnya siap membuang Ibra jika Guardiola bersedia bergabung.

Selain faktor di atas, Ibra juga dikabarkan tengah dilirik Real Madrid. Pelatih El Real, Jose Mourinho yang sempat mengasuh Ibra di Inter Milan berencana kembali bereuni dengan mantan anak emasnya tersebut.

Menyikapi rumor di atas, Ibra kembali melontarkan bantahan. Bomber yang terkenal sebagai ‘kutu loncat’ karena hobi berpindah klub ini menegaskan dirinya ingin terus berkarier di San Siro.

“Tantangan baru memang menarik. Tapi, selama karier saya, saya sudah banyak pndah klub. Dan kini saya sudah belajar sesuatu, yakni, jika anda bahagia di sebuah klub maka anda seharusnya bertahan,” tutur Ibra dikutip Tribalfootball, Rabu (2/4/2012).

“Saya ingin terus di sini. Saya bahagia di Milan, dan saya tak bisa meminta lebih dari ini. Semua orang di klub juga memperlakukan saya dengan sangat baik,” sambungnya.

“Saya tidak ingin pergi, karena memang saya tidak membutuhkan itu. Saya ingin tetap di Milan,” pungkasnya.

Sejak mengawali karier profesional di klub kampung halamannya, Malmo FF pada 1999, Ibra dikenal sebagai ‘kutu loncat ’atau pemain yang gemar berpindah klub. Ajax Amsterdam menjadi persinggahan pertamanya (2001-2004) lalu Juventus (2004-2006) Inter Milan (2006-2009) Barcelona (2009-2011) dan AC Milan (2010- hingga sekarang).

Dari enam klub yang pernah dibelanya di atas, Ibra selalu mampu memberikan gelar domestik. Sayang, prestasinya di pentas Eropa terbilang buruk, meski telah empat kali berpindah klub demi ambisi meraih gelar Liga Champions untuk kali pertama, Ibra selalu gagal.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini