Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Kartu Merah Warnai Kemenangan Roma

Achmad Firdaus , Jurnalis-Senin, 02 Mei 2011 |04:12 WIB
Hujan Kartu Merah Warnai Kemenangan Roma
Foto: Francesco Totti merayakan gol yang membuat Roma menyamakan kedudukan 2-2. Roma akhirnya sukses menang 3-2 atas Bari/Getty Images
A
A
A

BARI - Hujan kartu merah mewarnai duel antara Bari kontra AS Roma pada giornata ke-35 Serie A, Senin (2/5/2011) dini hari tadi. Roma yang sempat tertinggal akhirnya sukses memetik kemenangan 3-2, meski harus bermain dengan sembilan pemain.

Laga antara Bari kontra Roma di Stadio San Nicola memang berlangsung dengan tensi tinggi. Tercatat tiga kartu merah dan empat kartu kuning dikeluarkan Carmine Russo untuk kedua tim. Dua punggawa I Giallorossi yang dikartu merah wasit adalah Daniele De Rossi (48’) dan Simone Perotta (90’), sedangka satu pemain Bari yang diusir keluar lapangan adalah Kamil Jacek Glik di menit 78.

Awalnya pertandingan berjalan dengan normal, di mana kedua tim menampilkan permainan terbuka dan saling menyerang. Bari yang sudah pasti terdegradasi bahkan berhasil mencetak gol lebih dulu, lewat eksekusi penalti Simone Bentivoglio di menit ke-25. Penalti sendiri diberikan wasit menyusul aksi Juan yang menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

Roma langsung merespons gol tersebut dengan meningkatkan tempo serangan. Alhasil, lima menit berselang Il Lupi berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Il Capitano Francesco Totti. Eksekusi tendangan bebas pemain berjuluk Il Purpone ini tidak mampu dibendung kiper Bari, Jean Francois Gillet.

Namun, kedudukan imbang 1-1 tidak bertahan lama. Bari kembali mengungguli Roma, kali ini lewat tandukan Erik Huseklepp yang memanfaatkan umpan silang Romero di menit ke-42. Keunggulan 2-1 untuk Bari bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Roma yang bertekad untuk menggenggam tiket Liga Champions musim depan, langsung menampilkan permainan menyerang. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, Roma harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 48, menyusul kartu merah yang diberikan wasit kepada De Rossi karena tindakan tidak sportifnya menyikut Bentivoglio.

Nah, dari sinilah jalannya pertandingan mulai panas. Roma justru tampil lebih baik dengan sepuluh pemain. Bahkan, Totti berhasil membuat kedudukan seimbang setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-57. Jika gol pertama dilesakkan Totti melalui tendangan bebas, gol keduanya dicetak lewat tiitk putih menyusul dijatuhkannya Juan di kotak terlarang. Skor kembali sama kuat 2-2.

Tensi panas terus menghiasi sisa laga, di mana kedua tim mulai bermain keras menjurus kasar. Bahkan, tidak jarang para pemain kedua kubu terlibat adu mulut dan kontak fisik. Memasuki menit ke-78, Bari harus kehilangan pemain menyusul kartu merah yang diberikan wasit kepada Glik yang menjatuhkan Marco Borriello di kotak penalti.

Hadiah penalti pun diberikan kepada Roma. Nahas, Totti yang kembali maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Kali ini tendangannya hanya menerpa mistar gawang.

Bermain dengan kekuatan seimbang dengan 10 melawan 10, Roma nampak lebih dominan dalam melakukan serangan. Namun, alih-alih mencetak gol, Roma justru harus bermain dengan sembilan pemain di menit 90. Kali ini giliran Simone Perotta yang diganjar kartu merah langsung, karena melanggar Andrea Masiello.

Namun lagi-lagi, Roma justru mampu tampil lebih garang dengan sembilan pemain. Bahkan di masa injury time (90+4), Roma berhasil menyegel kemenangan berkat gol pemain pengganti Aleandro Rosi yang memanfaatkan umpan John Arne Riise. Roma pun akhirnya menang 3-2.

Dengan hasil ini, Roma terus membuka harapan untuk bisa bersaing memperebutkan tempat di zona Liga Champions musim depan. Kendati saat ini posisi mereka masih tertahan di peringkat enam dengan koleksi poin sama dengan Udinese di peringkat lima dengan 59 poin (Roma kalah selisih gol), namun harapan Roma untuk mentas di Liga Champions masih terbuka karena hanya terpaut empat angka dari Lazio di peringkat empat.

Sementara bagi Bari, hasil ini tidak memberikan pengaruh, karena telah dipastikan bakal turun kasta ke Serie B. Bari terjerembab di dasar klasemen dengan raihan 21 poin, karena hanya mampu meraih empat kemenangan dari 35 laga yang merekan mainkan sepanjang musim ini.

Susunan Pemain:

Bari:
Jean Francois Gillet; Kamil Glik, Nicola Belmonte, Alessandro Parisi, Andrea Masiello, 8-Massimo Donati/Abdelkader Ghezzal (74’), Alessandro Gazzi, Kamil Kopunek, Simone Bentivoglio, Erik Huseklepp/Marco Rossi (81’), Jaime Romero Gomez/Edgar Álvarez (73’)

AS Roma: Doni; Juan, Nicolas Burdisso, John Arne Riise, Marco Cassetti/Aleandro Rosi (88’), Daniele De Rossi, David Pizarro, Mirko Vucinic/Rodrigo Taddei (53’), 94-Jeremy Menez/Marco Borriello (45’), Francesco Totti, Simone Perrotta

(Achmad Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement