BEKASI – Hasil mengecewakan harus diterima Arema FC setelah dipaksa bertekuk lutut 1-5 oleh Persija Jakarta dalam laga pekan keenam Super League 2026-2027. Kekalahan telak di laga tandang tersebut membuat lini belakang Singo Edan menjadi sorotan, hingga sang bek, Walisson Maia, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Aremania.
Singo Edan -julukan Arema FC- harus merelakan tiga poin di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu 21 Oktober 2026 malam WIB. Hasil ini memperpanjang catatan negatif Arema FC karena sebelumnya juga kalah dari Garudayaksa (1-3).
Hasil tersebut pun terasa mengecewakan bagi Aremania -suporter Arema FC- yang datang langsung ke Bekasi untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya. Walisson Maia menyadari performa Arema FC belum mampu memenuhi harapan suporter dalam pertandingan tersebut.
“Yah, kita tahu betapa sulitnya pertandingan ini, bukan? Kita menghadapi tim yang menempati peringkat kedua di liga, di kandang mereka sendiri. Seperti yang disampaikan pelatih, kita kebobolan gol pertama, lalu saat kita mencoba menekan ke depan, kita justru kebobolan gol kedua," tutur Walisson Maia dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB), Kamis (22/10/2026).
Bek asal Brasil tersebut menilai timnya tidak bisa menjadikan situasi pertandingan sebagai alasan atas kekalahan telak yang dialami. Dia menegaskan Arema FC harus segera mengevaluasi penampilan dan mengalihkan perhatian ke laga berikutnya.
"Namun sejujurnya, apa pun yang kita katakan hanya akan terdengar seperti alasan. Kita harus tetap tegak, mulai fokus pada pertandingan berikutnya, dan melakukan penyesuaian yang diperlukan sepanjang minggu ini,” tambahnya.
Walisson juga mengaku sedih karena Arema FC belum mampu membalas dukungan Aremania dengan hasil yang memuaskan. Kehadiran suporter di pertandingan tandang menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk memberikan penampilan terbaik.