Segini Kisaran Biaya yang Harus Dibayar Malaysia untuk Rekrut Pelatih Jepang Hajime Moriyasu

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 16 Oktober 2026 14:37 WIB
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu (kanan). (Foto: Instagram/japanfootballassociation)
Share :

RENCANA penunjukan pelatih baru untuk Timnas Malaysia tengah menjadi sorotan hangat di panggung sepak bola Asia Tenggara. Nama pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mendadak mencuat sebagai salah satu kandidat kuat untuk memimpin skuad Harimau Malaya dalam mengarungi kampanye kualifikasi Piala Dunia 2030.

Isu ini pertama kali dihembuskan oleh media asal Jepang, Sakanowa, sebelum akhirnya menjadi perbincangan luas di media Vietnam hingga Malaysia. Moriyasu sendiri dilaporkan akan menyelesaikan masa baktinya bersama Samurai Biru usai gelaran Piala Asia 2027 mendatang di Arab Saudi.

Langkah Malaysia untuk mendatangkan pelatih berkelas dunia tentu membutuhkan komitmen finansial yang sangat besar. Agen sepak bola terakreditasi FIFA, Effendi Jagan Abdullah, membeberkan kisaran dana fantastis yang wajib disiapkan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) jika serius ingin memakai jasa Moriyasu.

Menurut Effendi, standar gaji pelatih bereputasi tinggi asal Jepang di kancah Asia berkisar minimal 30.000 dolar AS (sekira Rp510 juta) per bulan. Namun, angka tersebut dipastikan melambung jauh hingga 60.000 dolar AS atau menembus Rp1 miliar per bulan untuk pelatih sekelas Moriyasu.

"FAM harus siap berinvestasi besar-besaran karena kita tidak bisa begitu saja menunjuk pelatih biasa untuk memimpin Harimau Malaya. Kita harus memastikan mendapatkan pengembalian yang baik atas uang yang diinvestasikan," ujar Effendi, dikutip dari media Malaysia, Berita Harian, Jumat (16/10/2026).

Hajime Moriyasu (JFA)

1. Sikap Resmi FAM

Gaji fantastis tersebut turut memicu perhatian dari pemerintah Malaysia. Menteri Belia dan Sukan, Dr. Taufiq Johari, menegaskan bahwa penilaian secara menyeluruh terkait performa, alokasi anggaran, dan proses kerja akan dilakukan bersama FAM serta seluruh pemangku kepentingan sebelum mengambil keputusan.

Sementara itu, Presiden FAM, Datuk Ab Ghani Hassan, merespons santai kabar angin yang beredar tersebut. Ia membantah bahwa pihaknya telah menjalin kontak langsung atau membuka negosiasi resmi dengan pelatih berusia 56 tahun itu.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya