Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bikin Heboh, Timnas Malaysia Dirumorkan Bakal Bajak Hajime Moriyasu dari Jepang

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |17:17 WIB
Bikin Heboh, Timnas Malaysia Dirumorkan Bakal Bajak Hajime Moriyasu dari Jepang
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu (kanan). (Foto: Instagram/japanfootballassociation)
A
A
A

MEDIA asal Malaysia, New Straits Times, membuat laporan menarik mengenai potensi pelatih masa depan Timnas Malaysia. Pasalnya kursi panas di skuad Malaysia tersebut dirumorkan akan menjadi milik pelatih Timnas Jepang saat ini, yaitu Hajime Moriyasu.

Sejauh ini, Pihak Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) belum mengonfirmasi adanya kontak resmi maupun negosiasi yang telah berjalan dengan juru taktik asal Jepang tersebut. Alhasil, peluang terealisasinya kepindahan fantastis ini dinilai masih sangat bergantung pada dinamika di internal federasi.

Menurut laporan New Straits Times, spekulasi mengenai Moriyasu bermula setelah media Jepang, Sakanowa, mengutip pemberitaan dari media Vietnam, Tien Phong. Dalam ulasannya, nama juru taktik berusia 58 tahun tersebut dikaitkan dengan rencana jangka panjang pembenahan kursi kepelatihan Malaysia.

1. Faktor Kontrak di Jepang

Satu di antara pemicu utama yang membuat rumor ini kian gencar berembus adalah masa depan Moriyasu bersama Federasi Sepak Bola Jepang (JFA). Masa bakti pelatih kelahiran 1968 tersebut dijadwalkan bakal kadaluarsa usai gelaran Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada Januari 2027 mendatang.

Jika tidak memperpanjang masa baktinya bersama skuad Samurai Biru, Moriyasu berpeluang besar mencari tantangan baru di luar negeri. Namun, hingga detik ini belum ada bukti konkret yang menunjukkan bahwa sang pelatih telah menerima tawaran atau membuka pembicaraan dengan FAM.

Hajime Moriyasu (JFA)
Hajime Moriyasu (JFA)

Merespons kabar yang kian liar, Presiden FAM Datuk Ab Ghani Hassan menegaskan pihaknya belum mengambil langkah konkret terkait penunjukan pelatih baru. Penentuan juru taktik timnas dipastikan bakal melalui mekanisme diskusi mendalam di tingkat komite eksekutif.

"Saat ini FAM masih belum mengambil langkah konkret apa pun. Kami akan mendiskusikan masalah ini secara saksama," ujar Datuk Ab Ghani Hassan, melansir dari New Strait Times, Rabu (14/10/2026).

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement