“Ketika itu terjadi di banyak stadion, pasti ada yang salah. Saya bilang ke Vini, ‘Kamu cetak gol indah tetapi kenapa selebrasinya begitu? Kenapa kamu tidak merayakan gol dengan kebahagiaan seperti seorang pemain yang hebat?’” cibir The Special One.
Kini, Mourinho gantian menjadi pelatih Vinicius di Real Madrid. Pria berkebangsaan Portugal itu merasa wajib untuk pasang badan dan membela anak asuhnya dalam situasi serupa.
Hal itu dilakukan Mourinho usai laga Espanyol vs Real Madrid di Liga Spanyol 2026-2027. Vinicius lagi-lagi jadi sasaran perundungan oleh pihak lawan.
“Vini sekarang milik saya. Vini bukanlah seorang santo, tetapi apa yang mereka lakukan kepadanya sudah berlebihan. Itu membuatnya frustrasi. Dia harus punya kontrol emosi yang bagus,” kata Mourinho, dikutip dari Goal International, Senin (24/8/2026).
“Saya bicara padanya, ‘Kalau kamu cetak gol, hati-hati dengan selebrasinya jadi saya bisa terus mainkan kamu,’ sungguh sulit,” tandas lelaki kelahiran Setubal tersebut.
(Wikanto Arungbudoyo)