KEPUTUSAN untuk berpindah keyakinan merupakan sebuah perjalanan spiritual yang sangat personal bagi setiap individu. Bagi sebagian insan pesepakbola, memeluk agama Islam tak sekadar memberikan ketenangan batin, tetapi juga membawa keberkahan yang berdampak positif pada perjalanan karier profesional mereka.
Tak sedikit bintang sepak bola dunia yang justru menampilkan performa terbaik dan merengkuh berbagai trofi bergengsi setelah memeluk Islam. Lantas siapa saja mereka?
Bintang sepak bola asal Prancis ini mantap mengucap kalimat syahadat saat berusia 20 tahun setelah menemukan ketenangan dari mempelajari ibadah salat. Usai menjadi mualaf, perjalanan kariernya melesat drastis dengan meraih empat gelar juara Liga Italia beruntun bersama Juventus, merengkuh trofi Liga Europa bersama Manchester United, hingga puncaknya sukses membawa Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.
Penyerang legendaris kelahiran Uruguay ini resmi memeluk Islam pada 9 Oktober 2003 usai menikahi wanita asal Indonesia, Eva Nurida Siregar, dan menyandang nama Mustafa Habibi. Setelah menjadi mualaf hingga akhirnya dinaturalisasi, kariernya di Tanah Air meroket tajam dengan menyabet gelar top scorer Liga Indonesia tiga musim beruntun (2005, 2006, dan 2007-2008) serta mempersembahkan trofi juara bagi Persik Kediri pada 2006.
Mantan bek kiri andalan tim nasional Prancis ini memutuskan menjadi mualaf pada 2007 usai menikahi Heyet Kebir, meski ia menegaskan keputusan tersebut murni lahir dari pencarian pribadinya.
Puncak kejayaannya tercipta saat membela Barcelona, di mana ia menjadi pilar kunci skuad asuhan Pep Guardiola yang sukses memenangi enam gelar bergengsi (sextuple) pada musim 2009-2010.