TIM Nasional (Timnas) Vietnam menutup rangkaian pemusatan latihan (TC) mereka di Korea Selatan dengan catatan yang sangat impresif. Menghadapi klub kasta tertinggi Liga Korea Selatan (K-League 1), Gangwon FC, skuad asuhan Kim Sang-sik sukses memetik kemenangan tipis 2-1 dalam laga uji coba terakhir mereka, Senin (13/7/2026) sore WIB.
Kemenangan ini menyempurnakan kegilaan Vietnam sepanjang berada di Negeri Ginseng. Sebelum membungkam Gangwon FC, tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut sudah lebih dulu melumat Siheung FC (K-League 3) dengan skor telak 6-0 dan menjinakkan Yongin FC (K-League 2) lewat keunggulan 2-1.
Dalam laga pemungkas yang krusial ini, pelatih Kim Sang-sik langsung menurunkan komposisi terbaiknya sejak menit awal. Nama-nama pilar seperti Dang Van Lam, Nguyen Quang Hai, Nguyen Hoang Duc, hingga penyerang naturalisasi Xuan Son dipasang demi mengimbangi kekuatan fisik pemain Gangwon FC.
Pertandingan baru berjalan 14 menit ketika lini belakang Vietnam melakukan kesalahan fatal. Pelanggaran yang dilakukan Xuan Manh di kotak terlarang berbuah hadiah penalti bagi Gangwon FC, yang kemudian berhasil dikonversi dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol tidak membuat mental bertanding Vietnam runtuh. Pasukan Kim Sang-sik langsung mengencangkan intensitas serangan dan hampir menyamakan kedudukan andai sepakan keras Hoang Duc pada menit ke-19 tidak membentur tiang gawang.
Gelombang serangan Vietnam akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-30. Memanfaatkan umpan lambung akurat dari Tai Loc, Xuan Son melompat tinggi dan melepaskan sundulan mematikan yang sukses menggetarkan jala gawang Gangwon FC sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-1.
Xuan Son sejatinya sempat kembali mencetak gol sesaat sebelum turun minum memanfaatkan momentum momentum agresif Vietnam. Namun sayang, wasit menganulir gol kedua tersebut karena sang penyerang sudah lebih dulu terjebak dalam posisi offside.
Memasuki paruh kedua, Kim Sang-sik melakukan perombakan massal dengan memasukkan barisan pemain cadangan dan nama-nama muda seperti Trung Kien, Van Do, Dinh Bac, hingga Gia Hung. Strategi ini terbukti jitu untuk menjaga kedinamisan permainan dari tekanan serangan balik cepat Gangwon FC.
Keputusan sang pelatih berbuah manis pada menit ke-75 ketika Dinh Bac melakukan aksi individu ciamik di area pertahanan lawan. Ia kemudian melepaskan umpan matang yang langsung disambar oleh Gia Hung menjadi gol penentu kemenangan 2-1 yang bertahan hingga laga usai.
Rentetan hasil positif di Korea Selatan ini menjadi sinyal bahaya bagi para pesaing Vietnam, terutama Timnas Indonesia, menjelang bergulirnya Piala AFF 2026 pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Terlebih, Vietnam datang ke turnamen tahun ini dengan menyandang status terhormat sebagai juara bertahan edisi 2024.
Kondisi ini tentu wajib diwaspadai oleh Timnas Indonesia yang tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Saat Vietnam sedang menggila, Skuad Garuda sendiri membawa misi besar untuk bisa merengkuh trofi juara pertama mereka setelah sebelumnya hanya mentok menjadi runner-up sebanyak enam kali.
(Rivan Nasri Rachman)