Parlemen Eropa Desak Penyelidikan Terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino Akibat Adanya Keanehan di Piala Dunia 2026

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Kamis 09 Juli 2026 10:13 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: Instagram/gianni_infantino)
Share :

2. Pengakuan Donald Trump

Melalui laporan ESPN, para politisi Eropa kini meminta asosiasi sepak bola di negara-negara Uni Eropa untuk mendesak Komite Etik FIFA memeriksa Infantino. Mereka ingin mengusut adanya pelanggaran netralitas politik, termasuk pemberian hadiah Peace Prize kepada Trump.

Hingga saat ini, surat desakan tersebut telah ditandatangani oleh 35 anggota parlemen. Mereka menegaskan keindahan olahraga terletak pada aturan yang adil dan transparan, yang kini dirusak oleh intervensi politik luar.

Trofi Piala Dunia 2030. Gianni Infantino. FIFA

Di sisi lain, Donald Trump secara terbuka mengakui dirinya memang menelepon FIFA sebanyak tiga kali untuk meninjau ulang kartu merah Balogun. Namun, Trump membantah jika Infantino yang mengambil keputusan akhir secara sepihak, melainkan melalui komite disiplin independen.

Pihak FIFA sendiri berkilah pemulihan status bermain Balogun murni keputusan komite disiplin dan bukan intervensi pribadi. Ironisnya, FIFA selama ini dikenal sangat mengharamkan intervensi politik dan tercatat pernah menjatuhkan sanksi larangan bertanding kepada 10 negara akibat alasan tersebut.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya