Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan hangat di kalangan pengamat dan pencinta sepak bola dunia, mengingat banyak yang menganggap Piala Dunia sebagai kasta tertinggi. Meski demikian, bagi Ronaldo, nilai emosional dari sejarah yang ia ukir di Euro 2016 tidak akan pernah tergantikan oleh apa pun.
Mengenai kekalahan dari Spanyol, kapten Portugal itu merasa timnya sudah berjuang habis-habisan di lapangan. Menurutnya, pertandingan berlangsung sangat sengit dan seimbang, sehingga hasil akhir bisa saja berpihak kepada siapa saja.
“Sangat menyedihkan harus tersingkir dari Piala Dunia. Namun, tim ini terus berkembang dan membaik. Kami bermain bagus dan pertandingan bisa saja berakhir berbeda, tapi inilah sepak bola. Besok adalah hari yang baru, dan kehidupan akan terus berjalan,” imbuh Ronaldo.
Meski masa depan internasionalnya belum diumumkan secara resmi, Piala Dunia 2026 ini hampir dipastikan menjadi tarian terakhir Ronaldo.
(Rivan Nasri Rachman)