"Untuk AFF sendiri, sudah pasti sejak awal klub-klub dan liga bersepakat bagaimana liga dan Timnas ini harus jalan bersamaan, ya tidak masing-masing. Tetapi tim nasional itu menjadi penting," ujar Erick.
"Untuk AFF sendiri yang tim nasional kan sekarang sudah mulai TC sampai tanggal 14 (Juli). Terus ada break recovery 3-4 hari, ada TC lagi. Langsung mereka akan tanding," sambung pria yang juga Menpora RI itu.
Erick mengingatkan agar klub dan tim nasional tetap berkesinambungan dalam menjaga kondisi pemain. Dengan begitu, kualitas tim yang dibela oleh para pemain tetap terjaga.
"Tadi saya bisik-bisik sama Nando (Ernando Ari, kipre Persebaya Surabaya), 'Timnya bagus, Persija?' 'Bagus,' katanya. 'Wah, kalau begitu mudah-mudahan bisa bersaing juga dengan Port FC,' begitu, apalagi tuan rumah," kata Erick.
"Nah, hal-hal seperti ini tentu kita jaga kesinambungannya dengan menghitung juga bagaimana tadi komposisi pemain dan juga recovery pemain. Ya, jadi itu yang kami jaga. Tapi jam terbang, jumlah pertandingan harus makin banyak, tetapi juga waktu recovery juga harus benar,” tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)