Meskipun panen hujatan, keputusan Drew Fischer menahan pertandingan ternyata sepenuhnya benar secara regulasi. Berdasarkan laporan dari Sportbible, aturan resmi dari IFAB (Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional), terdapat pengecualian khusus untuk kasus pemain yang mengalami luka luar atau pendarahan.
Dalam aturan tersebut dijelaskan pemain yang berdarah harus segera meninggalkan lapangan dan hanya diizinkan kembali bermain setelah wasit memastikan pendarahan benar-benar berhenti dan tidak ada bekas darah di seragamnya. Karena kasusnya adalah pendarahan, maka aturan wajib keluar selama satu menit otomatis tidak berlaku.
Dengan demikian, keputusan wasit untuk menunggu Tagliafico menuntaskan perawatannya sebelum sepak pojok diambil secara teknis sudah sesuai dengan prosedur hukum terbaru di Piala Dunia 2026. Walau begitu, laga ini tetap menyisakan kekecewaan lain bagi kubu Cape Verde, terutama terkait minimnya tambahan waktu yang diberikan wasit di akhir pertandingan.
(Rivan Nasri Rachman)