Usai laga, Van Dijk sempat membela skema taktis Koeman meskipun Belanda hanya menguasai 30 persen penguasaan bola.
"Menurut saya kami terorganisasi dengan baik secara defensif. Rencana permainan kami berhasil. Sayangnya, di masa injury time, kami tertekan dan akhirnya tersingkir lewat penalti," ujar Van Dijk, dilansir dari De Telegraaf, Rabu (1/7/2026).
Namun, pembelaan itu tidak mempan bagi media-media Belanda yang merasa sangat kecewa. Driessen bahkan menulis kritik ekstrem dengan menyebut bahwa duet Van Dijk dan Koeman telah mengkhianati semua nilai-nilai yang diperjuangkan oleh sepak bola Belanda.
Driessen juga menilai masa kejayaan Van Dijk di tim nasional sudah habis dan menyarankan pelatih baru Belanda berikutnya untuk tidak perlu lagi terbang ke Merseyside demi membujuknya bertahan hingga Euro 2028. Menurutnya, De Oranje kini butuh penyegaran total tanpa kehadiran sang bek senior.
(Rivan Nasri Rachman)