Bagi publik Brasil, respons Cunha dinilai sangat memuaskan. Banyak suporter di media sosial X memuji aksi tersebut karena dianggap berhasil mengembalikan harga diri dan keangkuhan positif yang selama ini menjadi identitas mentalitas juara tim mereka.
Meski dipuja di negara asalnya, aksi Cunha justru panen cibiran dari para pencinta sepak bola netral. Banyak yang menilai tindakan pemain Manchester United itu aneh dan kurang pantas, mengingat ia sama sekali belum pernah menyumbang trofi Piala Dunia bagi negaranya.
Para kritikus di media sosial bahkan menyebut Cunha melucu karena menyombongkan prestasi masa lalu yang bukan miliknya. Beberapa netizen bahkan mengaitkan statusnya sebagai pemain Manchester United, klub yang juga sudah puasa gelar liga selama 14 tahun.
Terlepas dari segala kontroversi yang ada, Brasil kini bersiap melanjutkan langkah mereka di turnamen. Tim asuhan Carlo Ancelotti dijadwalkan akan menantang Pantai Gading atau Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
(Rivan Nasri Rachman)