Panas! Matheus Cunha Angkat 5 Jari, Semprot Pemain Jepang yang Senggol Harga Diri Brasil

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Selasa 30 Juni 2026 07:53 WIB
Pemain Timnas Brasil, Matheus Cunha. (Foto: Vietnam.vn)
Share :

TEXAS – Drama panas menyelimuti kemenangan dramatis 2-1 Tim Nasional (Timnas) Brasil atas Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Penyerang Manchester United, Matheus Cunha, menjadi pusat perhatian setelah kedapatan mengonfrontasi penggawa Jepang, Kento Shiogai, sesaat setelah peluit panjang berbunyi di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat.

Ketegangan ini bermula dari psywar yang dilontarkan Shiogai sebelum laga. Pemain Jepang tersebut secara blak-blakan menyentil penurunan performa Tim Samba.

Shiogai mengklaim bahwa era kedigdayaan Brasil sudah lewat, dan menganggap hanya Prancis serta Argentina yang layak disebut tim kuat saat ini. Alih-alih membuktikan ucapannya di lapangan, Shiogai justru hanya tampil selama enam menit sebagai pemain pengganti.

Timnas Jepang sendiri sempat unggul lebih dulu lewat gol Kaishu Sano pada menit ke-30, sebelum akhirnya Brasil bangkit di babak kedua. Casemiro berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-56.

Kemenangan dramatis armada Carlo Ancelotti akhirnya dipastikan oleh Gabriel Martinelli melalui gol telatnya pada menit ke-96, yang sekaligus mengunci tiket Selecao ke babak 16 besar.

Timnas Brasil vs Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 (Foto: FIFA)

1. Balasan Menohok Cunha

Begitu laga usai, Cunha langsung menghampiri Shiogai untuk memberikan pelajaran. Sambil mengangkat lima jarinya ke udara, winger Manchester United itu berteriak lantang, "Lima Piala Dunia... Anda masih kecil!”.

Aksi Cunha ini memicu reaksi dari sang kapten, Marquinhos. Bek senior Brasil tersebut menilai pernyataan Shiogai sebelum pertandingan memang mencerminkan sikap arogan, namun ia bersyukur timnya mampu memberikan jawaban terbaik di atas lapangan.

 

Bagi publik Brasil, respons Cunha dinilai sangat memuaskan. Banyak suporter di media sosial X memuji aksi tersebut karena dianggap berhasil mengembalikan harga diri dan keangkuhan positif yang selama ini menjadi identitas mentalitas juara tim mereka.

2. Sindiran Balik untuk Cunha

Meski dipuja di negara asalnya, aksi Cunha justru panen cibiran dari para pencinta sepak bola netral. Banyak yang menilai tindakan pemain Manchester United itu aneh dan kurang pantas, mengingat ia sama sekali belum pernah menyumbang trofi Piala Dunia bagi negaranya.

Gabriel Martinelli cetak gol di laga Timnas Brasil vs Timnas Jepang (Foto: FIFA)

Para kritikus di media sosial bahkan menyebut Cunha melucu karena menyombongkan prestasi masa lalu yang bukan miliknya. Beberapa netizen bahkan mengaitkan statusnya sebagai pemain Manchester United, klub yang juga sudah puasa gelar liga selama 14 tahun.

Terlepas dari segala kontroversi yang ada, Brasil kini bersiap melanjutkan langkah mereka di turnamen. Tim asuhan Carlo Ancelotti dijadwalkan akan menantang Pantai Gading atau Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya