Kekesalan Ronaldo sebenarnya cukup beralasan mengingat persaingan keduanya telah mendominasi panggung sepak bola dunia selama dua dekade terakhir.
Di saat Ronaldo baru mengemas dua gol, Lionel Messi memang tengah menikmati awal turnamen yang sensasional bersama Argentina dengan torehan lima gol, sekaligus memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia milik Miroslav Klose.
Kendati Ronaldo enggan memanaskan atmosfer persaingan lewat kata-kata, statistik di lapangan membuktikan bahwa keduanya masih menjadi poros utama sepak bola dunia. Tambahan dua gol kontra Uzbekistan tidak hanya menyelamatkan muka Portugal, tetapi juga membawa Ronaldo melangkahi rekor legenda legendaris Eusebio sebagai top skor sepanjang masa Portugal khusus di ajang Piala Dunia.
(Rivan Nasri Rachman)