GELARAN Piala Dunia 2026 mulai memanas dengan berbagai laga seru di atas lapangan, seperti drama tiga kartu merah saat Timnas Meksiko menumbangkan Afrika Selatan dan kemenangan telak Amerika Serikat 4-1 atas Paraguay. Namun, momentum turnamen ini ternoda oleh pemandangan mencolok di tribun penonton, di mana ribuan kursi kosong terlihat jelas dalam beberapa pertandingan awal.
Salah satu yang paling disorot adalah laga kedua Grup A di Estadio Akron, Guadalajara, saat Korea Selatan menang 2-1 atas Republik Ceko pada Jumat 12 Juni 2026. Alih-alih mengevaluasi kebijakan tiket, pernyataan resmi FIFA yang membantah adanya kursi kosong justru memicu gelombang kritik pedas dan dinilai sangat memalukan oleh para pencinta sepak bola.
Melalui pernyataan resminya, FIFA bersikeras seluruh tiket pertandingan telah habis terjual. Federasi Sepak Bola Dunia tersebut berkilah bahwa tribun terlihat sepi hanya karena banyak penonton yang sedang berdiri di area koridor stadion, bukan karena tiket tidak laku.
"Angka kehadiran resmi mencerminkan jumlah tiket yang dipindai dan penonton yang hadir di dalam area stadion, bukan penilaian visual atas keterisian kursi pada momen tertentu selama pertandingan. FIFA bekerja sama erat dengan otoritas stadion dan tim tiketing untuk memastikan semua angka yang dipublikasikan didasarkan pada data operasional yang terverifikasi,” bunyi pernyataan resmi FIFA, dikutip dari Give Me Sport, Sabtu (13/6/2026).
“Harap dicatat bahwa selama pertandingan tadi malam di Guadalajara, beberapa penggemar yang memegang tiket terlihat berdiri di koridor daripada tetap berada di kursi yang ditentukan sepanjang laga,” tambah keterangan FIFA.
Penjelasan tersebut langsung diserang netizen karena dianggap tidak masuk akal. Bahkan, unggahan FIFA di platform X langsung terkena community note yang menyatakan bahwa bukti foto menunjukkan ada ribuan kursi kosong, bertolak belakang dengan klaim FIFA.