Terkait pertandingan, PSSI sengaja memilih Mozambik sebagai lawan kedua karena dinilai memiliki kualitas teknis yang mumpuni. Yunus Nusi menjelaskan tim asal Afrika tersebut memiliki materi pemain yang kompetitif, terutama karena banyak dari mereka yang merumput di liga-liga top Eropa.
"Kita tahu bahwa negara ini dihuni oleh pemain yang banyak bermain di Eropa," ujar Yunus Nusi.
Kekuatan Mozambik juga sedang dalam tren positif setelah secara mengejutkan berhasil menembus babak 16 besar Piala Afrika 2025 untuk pertama kalinya. Dengan materi pemain tersebut, duel di Jakarta nanti diprediksi menjadi ujian fisik dan mental yang setara bagi Timnas Indonesia dalam persiapan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
(Rivan Nasri Rachman)