JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, masih membuka pintu bagi Fadly Alberto Henga untuk ke skuad Piala AFF U-19 2026. Namun, ia menunggu hasil keputusan Komite Disiplin PSSI.
Fadly Alberto menjadi sorotan setelah melayangkan 'tendangan Kungfu' di laga Elite Pro Academy (EPA) U-20. Aksi brutal itu dilakukan dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 versus Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu 19 April 2026.
Ulah Fadly Alberto kemudian membuat netizen geram. PSSI pun akan mengambil tindakan tegas untuk memberikan hukuman. Namun, belum ada sanksi resmi diterbitkan bagi sang pemain.
Sementara, Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 sudah sepakat berdamai dan tidak akan membawa kasus tendangan kungfu ke ranah hukum. Alberto dan sang korban tendangan, Rakha Nurkholis, pun sudah sepakat untuk damai.
"Kami masih tunggu dari hasil Komdis juga tentang situasi ini dan akan seperti apa. Kami sangat terbuka dengan siapapun selama tidak ada masalah dengan attitude-nya," kata Nova kepada awak media, termasuk Okezone di Plaza Senayan, Jakarta pada Rabu (29/4/2026).
Pria asal Semarang itu juga berharap, Alberto mengambil banyak pelajaran berharga setelah kasus yang menimpanya. Nova diketahui pernah mengasuh sang pemain ketika di Timnas Indonesia U-17.
"Harapannya Alberto bisa banyak belajar dan kita lihat lagi situasinya ke depan akan seperti apa," ujar Nova.