BERIKUT empat pemain naturalisasi asal Afrika yang pernah memperkuat Timnas Indonesia. Salah satunya bahkan sempat merasakan sentuhan Shin Tae-yong di Skuad Garuda.
Timnas Indonesia gencar melakukan naturalisasi pemain sejak akhir dekade 2000. Puluhan nama sudah menjalani proses peralihan kewarganegaraan menjadi WNI, termasuk yang berasal dari Afrika.
Umumnya, para pemain ini dinaturalisasi lantaran sudah memenuhi syarat tinggal lima tahun berturut-turut di Indonesia. Mereka juga sempat berkostum Merah Putih. Siapa saja?
4 Pemain Naturalisasi asal Afrika yang Pernah Perkuat Timnas Indonesia
Ketangguhan pemain ini di lini belakang sukses membantu Persipura Jayapura dan Persib Bandung juara Liga Indonesia. Igbonefo resmi jadi WNI pada Oktober 2011 dan berhak membela Timnas Indonesia.
Hingga April 2026, pria kelahiran Enugu (Nigeria) ini total 13 kali membela Timnas Indonesia sejak debut pada 23 Maret 2013. Igbonefo merasakan sentuhan sejumlah pelatih mulai dari Rahmad Darmawan, Luis Milla, hingga Shin Tae-yong pada Piala AFF 2020.
Serupa dengan Igbonefo, pemain satu ini juga resmi jadi WNI pada Oktober 2011. Greg turut merasakan debutnya pada 23 Maret 2013. Total, ia bermain 8 kali untuk Timnas Indonesia dengan 2 gol.
Minimnya jumlah penampilan Greg memang cukup disayangkan. Padahal, pesepakbola kelahiran Onitsha (Nigeria) ini justru dianggap bisa jadi andalan bersama Timnas Indonesia.
Pemain satu ini merupakan rekan duet Igbonefo di lini belakang Persipura. Bio baru resmi jadi WNI pada Maret 2015, dua tahun setelah sang rekan duet lebih dulu mendapat paspor hijau.
Sayangnya, pesepakbola asal Kamerun ini hanya sekali tampil membela Timnas Indonesia pada 30 Maret 2015. Setelah itu, Bio tak pernah lagi mendapat panggilan ke tim nasional.
Pemain satu ini resmi jadi WNI pada 2018 meski sudah lama berkarier di Indonesia tepatnya sejak 2006. Bahkan, proses naturalisasi Osas memakan waktu 2 tahun karena baru dimulai 2016.
Setelah resmi jadi WNI, pesepakbola asal Nigeria ini baru mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia pada 10 September 2019. Sayangnya, Osas hanya 2 kali berkostum Merah Putih.
(Wikanto Arungbudoyo)