Kurniawan Dwi Yulianto pun menjelaskan soal strategi bertahan ini. Dia mengira, Timnas Vietnam U-17 bakal bermain agresif. Namun nyatanya, The Golden Star -julukan Timnas Vietnam U-17- justru memilih untuk main efektif.
Oleh sebab itu, taktik Kurniawan pun tak berjalan dengan baik. Apalagi, menurut Si Kurus -sapaan akrab Kurniawan Dwi Yulianto, serangan Garuda Muda tidak efektif meruntuhkan pertahanan lawan.
"Kami tahu Timnas Vietnam U-17 akan bermain agresif di babak pertama, jadi kami memilih untuk melakukan serangan balik, tetapi kemampuan menyerang kami tidak optimal," jelas Kurniawan.
"Timnas Vietnam U-17 Vietnam memiliki kemampuan untuk beralih dengan cepat dari bertahan ke menyerang. Jika kami mencoba menekan mereka dan kemudian meninggalkan celah di lini tengah, mereka akan memiliki peluang," tandasnya.
(Djanti Virantika)