Aksi Fadly Alberto ini sangat kontras dengan pencapaian yang pernah ia banggakan beberapa bulan lalu. Sebelumnya, Fadly sempat mencurahkan isi hatinya tentang beratnya perjuangan bersama Timnas Indonesia U-17 di bawah asuhan Nova Arianto.
Fadly bercerita bagaimana tim harus melewati berbagai cobaan, mulai dari kualifikasi di Kuwait hingga kemenangan dramatis atas Korea Selatan di Piala Asia U-17. Puncak kebanggaannya adalah saat ia berhasil menyumbangkan gol di Piala Dunia U-17 2025.
Saat itu, Fadly mengaku sangat bersyukur atas setiap pelajaran yang didapat dari menghadapi tim-tim besar dunia dengan pressing tinggi.
“Alhamdulillah kami dapat banyak pelajaran dari setiap pertandingan bahwa ternyata begini melawan negara-negara dengan pressing tinggi dan Alhamdulillahnya lagi kami mencatatkan sejarah di mana kami menang di Piala Dunia U-17,” ungkap Fadly saat mengenang masa kejayaannya.
Kini, Fadly Alberto yang dikenal sebagai pahlawan pencetak sejarah, justru harus menghadapi ancaman sanksi dan hukuman disiplin akibat hilangnya kendali emosi di atas lapangan hijau.
(Rivan Nasri Rachman)