Setelah memutuskan gantung sepatu secara profesional bersama PSBS Biak pada 2023, Okto mulai menatap kehidupan di luar lapangan hijau. Ia sempat mencoba peruntungan di dunia politik pada tahun 2024 dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Papua melalui Partai Golkar untuk daerah pemilihan Yapen Waropen.
Meski perolehan suaranya belum cukup untuk membawanya ke kursi legislatif, semangatnya untuk berkontribusi bagi tanah kelahirannya tetap membara. Kini, kehidupan Okto lebih banyak dihabiskan bersama keluarga dan aktif dalam komunitas lokal di Papua.
Meski tidak lagi berlaga di bawah lampu stadion yang megah, Okto tetap bersentuhan dengan bola melalui pembinaan talenta muda di daerahnya. Sesekali, ia masih muncul dalam laga eksibisi atau turnamen amal, seperti saat ia bereuni dengan Titus Bonai di ajang Piala Kemerdekaan di Bontang.
Perjalanan Oktovianus Maniani adalah potret dinamika karier seorang pesepakbola. Dari pahlawan bangsa di Gelora Bung Karno hingga menjadi bintang di lapangan desa, nama Okto akan selalu diingat sebagai salah satu talenta tercepat yang pernah menghiasi sejarah sepak bola Indonesia.
(Rivan Nasri Rachman)