Tak pelak, Gattuso sampai meminta maaf kepada publik Italia atas kekalahan tersebut. Pun begitu, ia tetap bangga dengan perjuangan Moise Kean dan kawan-kawan yang tampil dengan 10 orang setelah Alessandro Bastoni di menit ke-41.
“Anak-anak tidak layak mendapat hasil ini, atas kerja keras, cinta, dan determinasi mereka. Kami punya tiga peluang dan sebagian besar dari umpan silang Bosnia membuat kami geli,” urai Gattuso, disitat dari Football Italia, Rabu (1/4/2026).
“Saya tetap bangga dengan anak-anak. Jika Anda mencolek saya dengan belati hari ini, darah saya tidak akan mengucur, sudah habis. Saya pribadi meminta maaf karena gagal tapi anak-anak ini sudah memberikan segalanya,” tandas pria yang akrab disapa Rhino itu.
Kegagalan itu membuat masa depan Gattuso sebagai pelatih Timnas Italia diselimuti tanda tanya. Patut dinanti apakah sang pelatih akan tetap menukangi tim hingga Juni 2026 atau diberhentikan oleh FIGC.
(Wikanto Arungbudoyo)