Pria asal Belanda itu menilai laporan tersebut hanyalah akal-akalan NAC yang saat ini sedang berjuang keluar dari zona degradasi. Klub rival tersebut pastinya akan mengakali segala cara agar bisa mendulang poin.
“Saya bisa memahaminya, melihat posisi mereka (NAC) sekarang. Mereka memanfaatkan segala cara untuk mendapatkan lebih banyak poin,” ujar van Dop.
Lebih lanjut, van Dop juga mengakui Dean James punya status kewarganegaraan Belanda dengan dapat dicek melalui situs Mijn Overheid. Itu adalah aplikasi yang digunakan warga Belanda untuk berurusan dengan instansi pemerintah secara digital.
Artinya, pemain berusia 25 tahun itu punya kewarganegaraan ganda, bersama Indonesia sejak resmi menjadi WNI pada 10 Maret 2025. Ia malah mengungkit kasus NAC yang pernah melakukan pelanggaran terkait memainkan pemain dari luar Uni Eropa.
“Saya juga paham bahwa ini perlu diperiksa jika memang ada yang tidak beres. Tapi kemarin saya bahkan login ke ‘Mijn Overheid’ bersama James, dan di sana tertulis jelas kewarganegaraannya: Belanda,” cibir van Dop.
“Mereka saat itu mendapat denda, dan jika ternyata kami juga melanggar, saya siap menerima denda tersebut. Namun, mengulang pertandingan menurut saya tidak relevan. Saya menunggu hasilnya dengan penuh keyakinan,” pungkasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)