Tak lama setelah penalti diberikan, pelatih Senegal Pape Thiaw meminta Sadio Mane dan kawan-kawan meninggalkan arena pertandingan. Setelah sekira 18 menit, para pemain Senegal kembali masuk ke lapangan setelah mendapatkan bujukan dari kapten mereka, Sadio Mane.
Penalti tetap diberikan dan Brahim Diaz maju sebagai eksekutor penalti. Sayangnya, sepakan penalti Brahim Diaz yang menggunakan gaya ala Antonin Panenka, dapat diselamatkan kiper Timnas Senegal yang sempat membela Chelsea, Edouard Mendy. Tak lama berselang, wasit meniup peluit tanda berakhirnya waktu normal.
Berhubung skor sama kuat, laga berlanjut ke babak tambahan 2x15 menit. Di babak tambahan ini, Timnas Senegal justru mencetak gol kemenangan via sepakan Pape Gueye di menit 94.
Timnas Senegal menang 1-0 sekaligus mengulangi keberhasilan mereka yang sebelumnya juara Piala Afrika 2021. Sayangnya, efek mogok main yang dilakukan, gelar juara Piala Afrika 2025 harus berpindah ke Maroko.
(Ramdani Bur)