GELAR Piala Afrika 2025 milik Timnas Senegal resmi dicabut. Sebagai gantinya, Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) memutuskan Timnas Maroko sebagai juara Piala Afrika 2025!
“Dewan banding CAF memutuskan, berdasarkan pasal 84 regulasi Piala Afrika, Tim Nasional Senegal dinyatakan kalah di final Piala Afrika 2025. Hasil final berubah, yang mana menjadi kemenangan Maroko dengan skor 3-0,” tulis CAF di laman resmi mereka, Rabu (18/3/2026).
Kelar final Piala Afrika 2025 pada Senin, 19 Januari 2026 dini hari WIB, Federasi Sepakbola Maroko (FRMF) melakukan banding kepada CAF. Banding mereka lakukan karena Senegal sempat mogok main, efek hadiah penalti di ujung waktu normal.
Setelah dua bulan berlalu, CAF mengabulkan banding tersebut dan menyatakan Maroko sebagai juara Piala Afrika 2025. Ini merupakan trofi kedua Piala Afrika bagi Maroko, setelah sebelumnya mereka menjadi raja Afrika pada 1976.
Pertandingan final Piala Afrika 2025 mempertemukan tuan rumah Maroko kontra Senegal pada Senin 19 Januari 2026 dini hari WIB. Ketika pertandingan memasuki injury time babak kedua, pemain Senegal El Hadji Malick Diouf dinilai Pengadil pertandingan melanggar gelandang Maroko yang bermain untuk Real Madrid, Brahim Diaz, di kotak terlarang.
Wasit yang memimpin laga, Jean Jacques Ndala, sempat mengecek Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan ada pelanggaran atau tidak. Setelah dicek, ternyata El Hadji Malick Diouf menarik Brahim Diaz sehingga Maroko mendapatkan hadiah tendangan penalti.