GEBRAKAN besar dilakukan oleh Timnas Suriname menjelang laga hidup mati di babak play-off Piala Dunia 2026. Dua legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert dan Clarence Seedorf, dilaporkan resmi bergabung dalam proyek ambisius tim nasional negara Amerika Selatan tersebut.
Kabar yang pertama kali diembuskan oleh media Belanda, De Telegraaf, ini menyebutkan bahwa kehadiran keduanya diharapkan mampu menularkan pengalaman mental dan taktik yang berharga bagi skuad Suriname.
Meski demikian, rincian mengenai jabatan spesifik yang akan diemban oleh Kluivert dan Seedorf masih menjadi tanda tanya. Namun, kedatangan mereka dipastikan memiliki satu tujuan utama: mengantarkan Suriname melewati hadangan Bolivia pada 26 Maret 2026, guna menantang Irak dalam laga perebutan tiket terakhir menuju putaran final Piala Dunia.
Bagi Patrick Kluivert, proyek ini membawa nuansa personal yang kental. Jika Suriname berhasil menumbangkan Bolivia, maka ia akan kembali berhadapan dengan Irak, tim yang sempat menjadi momok menakutkan baginya saat masih menukangi Timnas Indonesia.
Sebagai pengingat, masa bakti Kluivert bersama skuad Garuda berakhir pada Oktober 2025 setelah rentetan hasil buruk di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kala itu, Timnas Indonesia di bawah asuhan Kluivert dipaksa menyerah 0-1 dari Irak dan tumbang dalam drama lima gol (2-3) saat melawan Arab Saudi.
Kini, berbekal skuad Suriname yang banyak dihuni pemain diaspora di Eropa, Kluivert memiliki kesempatan emas untuk membalas kegagalannya di masa lalu sekaligus membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih bertangan dingin di level internasional.