Skandal Pemain Naturalisasi Palsu: CAS Tolak Banding Malaysia, Timnas Vietnam Diuntungkan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 06 Maret 2026 08:14 WIB
CAS Tolak Banding Malaysia, Timnas Vietnam Diuntungkan. (Foto: Instagram/famalaysia)
Share :

LAUSANNE – Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akhirnya mengeluarkan keputusan final terkait skandal dokumen palsu tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Meski memberikan sedikit pelonggaran bagi para pemain, CAS secara resmi menolak banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan menguatkan sanksi berat dari FIFA.

Keputusan yang dibacakan di Lausanne, Swiss, ini menjadi kabar buruk bagi publik sepak bola Malaysia. Harimau Malaya dipastikan tetap kehilangan poin, sementara Timnas Vietnam dan Nepal yang menjadi lawan di Kualifikasi Piala Asia 2027 diprediksi akan mendapatkan kemenangan cuma-cuma atas pelanggaran penggunaan pemain ilegal tersebut.

1. Hukuman Telak untuk Federasi

Dalam sidang yang digelar pada 26 Februari 2026, CAS menyatakan bahwa tujuh pemain, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, terbukti secara hukum menggunakan dokumen palsu. Mereka dipastikan tidak memiliki darah keturunan Malaysia sesuai syarat naturalisasi FIFA.

Meski begitu, CAS memberikan sedikit napas bagi ketujuh pemain tersebut. Walau tetap dilarang bertanding selama 12 bulan dan didenda masing-masing 2.000 Franc Swiss (sekitar Rp43 juta), mereka kini diizinkan untuk tetap berlatih bersama klub masing-masing selama masa skorsing.

Nasib berbeda dialami oleh FAM. Upaya mereka untuk meminta pengurangan denda dari 350 ribu Franc Swiss (sekitar Rp7,5 miliar) menjadi hanya 50 ribu Franc Swiss ditolak mentah-mentah oleh CAS. Federasi Malaysia tetap harus membayar denda penuh atas kelalaian dan pelanggaran regulasi tersebut.

Pemain naturalisasi anyar timnas malaysia

2. Dampak Fatal bagi Harimau Malaya

Keputusan CAS ini memicu efek domino bagi partisipasi Malaysia di panggung internasional. Selain denda finansial, Malaysia tetap berada di bawah sanksi kekalahan dalam tiga laga persahabatan melawan Singapura, Palestina, dan Tanjung Verde.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya