Hasil minor itu membuat Patrick Kluivert dipecat. PSSI juga memutus kerja sama dengan para asistennya seperti Gerald Vanenburg, Alex Pastoor, dan Denny Landzaat.
Meski perjalananya bersama Timnas Indonesia terbilang singkat, Patrick Kluivert tetap senang. Figur 49 tahun itu menilai pengalaman melatih skuad Garuda memberi kesan tersendiri dalam kariernya.
“Itu luar biasa. Saya belum pernah bekerja dalam suasana segila ini sebelumnya. Tiga ratus juta orang yang benar-benar tergila-gila pada sepakbola,” kata Patrick Kluivert, Okezone mengutip dari Voetbal Primeur, Sabtu (21/2/2026).
Patrick Kluivert bahkan blak-blakan masih tertarik untuk melatih Timnas Indonesia. Hanya saja, menurutnya hal tersebut tidak memungkinkan karena telah gagal bersama skuad Garuda.
“Saya bekerja dengan sangat menyenangkan. Tetapi, sayangnya tidak mencapai apa yang kami targetkan,” ujarnya.
“Saya sebenarnya ingin melanjutkan, tetapi itu tidak memungkinkan,” ungkap Patrick Kluivert.
Setelah didepak dari Timnas Indonesia, Patrick Kluivert sempat menganggur cukup lama. Namun, kini legenda sepakbola Belanda itu telah mendapatkan pekerjaan baru sebagai duta Cruyff Foundation.
(Ramdani Bur)