Namun, Herdman menyadari bahwa dibutuhkan metode kepemimpinan yang tepat untuk mengonversi keberagaman tersebut menjadi prestasi. Selain keharmonisan di ruang ganti, ia menyebut dukungan total dari suporter sangat krusial dalam menyatukan energi besar bangsa ini.
"Kami harus merangkulnya secara kolektif nilai dari 280 juta orang. Itu bagian dari perjalanan ini. Jadi keragaman menjadi kekuatan kita ketika kita memilihnya untuk menjadi kekuatan kita. Dan kepemimpinan saya akan membantu mereka memilih kekuatan," imbuh Herdman.
Di sisi lain, mantan juru taktik Toronto FC ini tengah disibukkan dengan persiapan menghadapi jadwal kompetisi yang cukup padat di tahun pertamanya menjabat. Herdman sedang meracik strategi terbaik agar Timnas Indonesia tampil maksimal di ajang FIFA Series, Piala AFF, hingga Piala Asia.
Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah FIFA Series pada Maret 2026 dengan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Agenda kemudian berlanjut ke turnamen Piala AFF pada Juli-Agustus 2026, serta ajang bergengsi Piala Asia yang akan digelar pada 2027 mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)