ERA baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman telah dimulai dengan target yang sangat ambisius. Pelatih asal Inggris tersebut tidak hanya mengincar prestasi di tingkat regional, tetapi juga menargetkan tiket menuju Piala Dunia 2030.
Untuk merealisasikan mimpi besar tersebut, Herdman secara terbuka menekankan pentingnya kehadiran pemain-pemain yang merumput di kompetisi kasta tertinggi dunia. Lantas, nama Luke Vickery pun dikaitkan menjadi salah satu pemain keturunan Indonesia yang dibutuhkan Herdman.
Saat pengenalan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, Herdman sempat menegaskan intensitas dan kecerdasan taktik hanya bisa didapatkan jika Skuad Garuda diperkuat oleh pemain Level 1 dan 2 yang berkompetisi di lima liga top dunia. Prinsip karier sepak bola tidak berbohong menjadi dasar kuat bagi mantan pelatih Timnas Kanada ini dalam menyusun komposisi pemain impiannya.
Dalam upaya meningkatkan kualitas tim, nama-nama pemain keturunan di Eropa kembali menjadi sorotan utama. Setidaknya terdapat sembilan pemain potensial yang dinilai layak didekati oleh PSSI untuk menjalani proses naturalisasi. Di antaranya adalah Dani van den Heuvel, Jenson Seelt, Pascal Struijk, hingga talenta muda seperti Laurin Ulrich.
Dari daftar panjang tersebut, Pascal Struijk (Leeds United) dan Jenson Seelt (VfL Wolfsburg) menjadi dua nama yang paling diandalkan untuk memperkuat lini pertahanan. Pengalaman mereka bersaing di Liga Inggris dan Bundesliga dianggap memenuhi standar tinggi yang diminta oleh Herdman.
Kehadiran mereka diproyeksikan mampu memberikan stabilitas di lini belakang guna menghadapi turnamen besar seperti Piala Asia 2027 mendatang. Kendati demikian, Pascal Struijk sudah menegaskan sampai saat ini belum tertarik untuk memperkuat Garuda.