"Eredivisie (Liga Belanda) butuh waktu untuk beradaptasi, karena di Inggris kami bermain lebih keras. Mereka tidak terbiasa dengan tekel saya di sini," kata Justin dikutip dari Voetbal Primeur, Rabu (14/1/2026).
"Saya juga menghadapi banyak kritik, dari orang-orang yang berpikir saya bisa menjatuhkan siapa saja. Tapi seperti yang Anda lihat, saya juga bisa bermain sepak bola dan bertahan," tambahnya.
Meski begitu, Justin mengakui memang permainannya terkadang terlalu keras. Selanjutnya, dia akan belajar untuk bermain lebih tenang.
"Saya harus lebih menunjukkan itu, dan terkadang tetap sedikit lebih tenang. Jika saya tetap tenang, tidak ada yang bisa melewati saya," tutup mantan pemain Cerezo Osaka itu.
(Rivan Nasri Rachman)