SIASAT Carlos Pena jelang Persija Jakarta hadapi jadwal padat pada Desember 2024. Pelatih Persija Jakarta itu memilih memberikan libur kepada para pemainnya menjelang jeda internasional November ini.
Persija memasuki jeda internasional pekan depan dengan senyum lebar. Pasalnya, dalam pertandingan terakhir di Liga 1 2024-2025 yang berlangsung pada 6 November 2024, mereka menggilas Madura United 4-1.
Rizky Ridho dan kolega baru akan bertanding lagi melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 22 November 2024. Alhasil, ada jeda sekira dua pekan selama jeda internasional menuju laga klasik tersebut.
Carlos Pena pun memilih untuk memberikan waktu libur dan beristirahat sejenak kepada para pemainnya, sebelum jeda internasional bulan ini. Sebab, pada Desember mendatang, Macan Kemayoran -julukan Persija- memiliki jadwal padat dengan melakoni enam pertandingan.
“Akan ada libur karena pemain pantas mendapatkan libur setelah perjuangan bulan ini. Bulan depan (Desember) akan jadi bulan yang berat karena ada banyak pertandingan. Di momen ini, kesempatan untuk pemain bisa istirahat dan refresh,” kata Pena dilansir dari laman resmi Persija, Senin (11/11/2024).
“Setelah libur tim akan kembali latihan dan ada laga persahabatan pada 16 November 2024. Setelah itu lawan Persebaya,” imbuhnya.
Para pemain Persija baru akan berlatih lagi di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, pada Selasa 12 November 2024. Dalam waktu libur yang singkat itu, mereka diharapkan bisa melakukan penyegaran kondisi dengan baik untuk bersiap menatap tantangan berikutnya.
Gustavo Almeida dkk sendiri saat ini duduk di peringkat kelima klasemen sementara Liga 1 2024-2025 dengan torehan 18 poin. Mereka hanya terpaut tiga poin saja dari Borneo FC dan Persebaya yang duduk di dua tempat teratas dengan poin yang sama.
Dengan begitu, Persija punya peluang untuk mengejar ketertinggalan mereka dari Persebaya ketika mereka saling berjumpa dalam pertandingan berikutnya. Tentunya laga klasik antar dua tim raksasa itu bakal sangat menarik untuk disaksikan.
(Djanti Virantika)