TURIN – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengirim pesan kemanuasiaan kepada Paul Pogba terkait larangan bermain selama empat tahun ke depan. Ia mengatakan dunia sepakbola telah kehilangan pemain yang luar biasa.
Pogba telah resmi dijatuhi sanksi larangan bermain selama empat tahun oleh Pengadilan Anti-Doping pada Kamis 29 Februari 2024. Hukuman tersebut dijatuhkan setelah eks Manchester United itu terbukti gagal dalam tes doping yang dilakukan pada awal musim Liga Italia 2023-2024.
Gelandang asal Prancis itu sejatinya masih berstatus sebagai pemain Juventus. Namun, karena terlibat kasus doping, Pogba sudah tidak lagi pernah membela Si Nyonya Tua.
Ditambah lagi, kini Pogba harus absen panjang dari dunia sepakbola selama empat tahun. Itu artinya, gelandang berusia 30 tahun itu akan menepi hingga 2027. Pastinya, ini adalah situasi sulit dan sangat mengancam kariernya sebagai pemain.
Menanggapi situasi sulit yang menimpa anak asuhnya, Allegri menyampaikan rasa simpati. Juru taktik berusia 56 tahun itu ikut menyesal dengan apa yang menimpa Pogba. Menurutnya, sang pemain adalah pesepakbola bertalenta.
“Saya menulis pesan kepada Paul tentang apa yang terjadi. Secara kemanusiaan, saya sangat menyesal,” kata Allegri, dikutip dari Football Italia, Minggu (3/3/2024).
“Sepakbola kehilangan pemain yang luar biasa, karena pemain seperti itu sulit ditemukan,” sambung pria asal Italia itu.
Pogba masih bisa menyelamatkan masa depannya dengan mengajukan banding atas putusan pengadilan anti-doping. Jika hukumannya tak dikurangi, maka ia baru bisa bermain sepakbola lagi pada usia 35 tahun sehingga bukan tidak mungkin memilih pensiun saat menjalani hukumannya.
Pogba sendiri kembali ke Juventus dengan status bebas transfer dari Man United pada 2022. Akan tetapi, sejak itu ia baru membukukan 12 penampilan saja karena diganggu oleh cedera lutut yang berkepanjangan sampai akhirnya terlibat kasus doping tersebut.
(Wikanto Arungbudoyo)