Pemain berusia 23 tahun itu memiliki gaya permainan bak striker modern. Dirinya tidak terfokus menjadi seorang penyerang nomor 9. Dirinya menjadi seorang versatile yang bisa mengisi beberapa pos penyerangan.
Di Juventus, Timothy Weah diplot sebagai seorang penyerang sayap. Ia menggantikan posisi Juan Cuadrado yang di musim ini memilih berlabuh ke klub rival. Itu artinya fokus utama Weah bukanlah mencetak gol.
Akan tetapi, pergerakannya dalam mengacaukan pertahanan lawan, visi bermain, umpan dan tusukan menjadi faktor penting dalam posisinya. Namun meski begitu, ada kalanya ia juga harus bisa mencetak gol.
Di musim ini, Timothy Weah sudah bermain dalam 19 laga bersama Juventus. Tercatat ia baru mencetak satu assist dan belum berhasil mencetak satu pun gol.
Menarik untuk menyaksikan perkembangan dari penampilan Timothy Weah, anak legende dan presiden Liberia bersama Juventus.
(Rivan Nasri Rachman)