Beruntung, pada saat itu, dokter yang menangani Batistuta tidak mengiyakan permintaan sang pemain. Sang dokter kemudian memilih untuk memasang sekrup di pergelangan kakinya karena masalah yang dialami Batistuta saat itu adalah tidak lagi memiliki tulang rawan atau tendon di pergelangan kakinya.
Perlahan, kondisi kakinya membaik dan rasa sakit luar biasa yang pernah dialaminya mulai mereda. Namun, Batistuta tetap tidak bisa lagi berjalan dengan normal karena saat aktif bermain dirinya memberikan beban yang tak semestinya pada kakinya.
Itulah kisah sedih Gabriel Batistuta, sang legenda asal Argentina yang pernah putus asa hingga ingin amputasi kaki.
(Djanti Virantika)